New Daihatsu Terios (2011) Semakin Nyaman

Tak mau kalah dengan saudara kembarnya Toyota Rush yang sudah diuji di Bali, Daihatsu Terios dijajal para wartawan di kawasan pantai Parangtritis, Yogyakarta. Hasil revisi pada sistem kemudi dan suspensi, membuat SUV keluarga ini semakin nyaman dikendarai.

Mengusung tagline, The New Daihatsu Terios Exotic Trip, perjalanan SUV seven seater ini (21 hingga 23 Oktober)  dimulai dari Bandara Adisucipto dengan menempuh rute Yogyakarta – Pantai Parangtritis – Imogiri dan kembali ke Yogyakarta. Selain mengajak sejumah wartawan, Daihatsu juga menyertakan komunitas air soft gun dan komunitas fotografer.

Selain mengajak sejumlah wartawan, Daihatsu juga membawa komunitas air soft gun dan komunitas fotografer.  Test drive Terios terbaru hari pertama Kamis  (21/10) dilakukan sambil berwisata ke kawasan Pantai Parangtritis, Jogjakarta. Sebanyak 10 unit Terios terbaru  memulai perjalanan dengan rute  Jogjakarta – Pantai Parangtritis – Imogiri – Jogjakarta.

Berada dibalik kemudi Terios tipe TX transmisi manual, kami langsung dapat merasakan efektifitas hasil revisi pada sistem suspensi dan kemudi. Daihatsu Terios mampu membuktikan kesetabilannya, saat melaju dengan kecepatan tinggi bahkan bermanuver.

Pengendalian Terios terbaru ini juga lebih bersahabat setelah sistem kemudi diracik ulang. Dampak langsung yang dirasakan pengendara, selain lebih ringan, pemakaian bahan bakar pun terasa lebih irit dibanding Terios lama.

Perubahan sistem kemudi Terios dilakukan dengan mengganti sistem steering rack & pinion menjadi Electronic Power Steering (EPS). Dengan EPS para pengguna mendapat beberapa keuntungan, salah satunya akurasi pergerakan lingkar kemudi dan penghematan bahan bakar.

Para pengguna Terios akan merasakan handling lebih tajam. Setir juga lebih gampang diputar sehingga pengendara lebih mudah menyalip kendaraan lain atau berkelit di kemacetan lalu lintas dan parkir tentunya.

Duduk di baris kedua atau di bangku belakang tak jadi soal, kenyamanan penumpang tidak akan terganggu berkat ruang kaki yang cukup lapang untuk ukuran orang dewasa serta revisi coil spring dan shock absorber.

Posisi mengemudi yang relatif tinggi juga terasa  menguntungkan, sehingga jarak pandang ke depan terasa semakin lapang. Tidak ada keraguan saat membesut mesin 1.500 cc, VVT-i, dengan tenaga 108 hp dan torsi 146 hp, dan ditemani transmisi otomatis 4-speed atau manual 5-speed, Terios bisa diandalkan sebagai  SUV keluarga.

Degan tenaga maksimum 109 pada 6.000rpm dan torsi 14.5 kg.m pada 4.400rpm sesuai untuk mobil berbobot 1.625 kg, Daihatsu merasa mesin ini cukup untuk mengantarkan Anda menjelajah daerah pedesaan atau perkotaan dengan berbagai kontur.

Setidaknya, fakta itu kami rasakan ketika memintanya berakselerasi serta mencapai kecepatan tinggi. Dalam dua kondisi tersebut, Terios terbaru mampu memanfaatkan waktu cukup baik. Bahkan efektifitas torsi juga kami dapati tatkala memintanya melibas lintasan berpasir di sekitar kawasan pantai Parangtritis.

Meski sudah mengalami revisi, Terios baru ini bukan tanpa cela.  Sebagian besar wartawan kurang puas dengan perilaku sistem transmisi manual 5-speednya. Karakter perpindahan gear manual Terios kurang halus untuk sebuah kendaraan yang mustinya bisa menawarkan kelincahan. Beberapa kali kami merasa kesulitan saat manambah dan mengurangi tingkat percepatan.

Beruntung, Terios bisa membayar kekurangan tersebut dengan sistem peredaman kabin, sehingga tingkat kebisingannya semakin kecil. Bila sebelumnya 73 disibel (db), kini menjadi 71,8 db. Tidak terasa perjalanan hari pertama pun berakhir di sebuah hotel, tempat wartawan menginap di Yogyakarta.

Share

BERITA TERKAIT:

  1. Daihatsu Terios 2011 Mendahului Rush
  2. Wajah Terios 2011 Mirip Toyota Rush
  3. Mudik Bersama Daihatsu Semakin Nyaman
  4. Daihatsu Terios Termurah Rp 155,4 Juta
  5. Rush – Terios 2011 Siapa Duluan Launching?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

shared on wplocker.com